Blog

3 Teknik Pengemasan Produk yang Paling Populer

3 Teknik Pengemasan Produk yang Paling Populer

Para pelaku industri pasti sudah sangat akrab sekali dengan istilah teknik pengemasan. Apalagi, orang – orang yang bekerja di bagian mesin atau pabrik. Ternyata, ada berbagai jenis teknik pengemasan yang ada di dunia. Di Indonesia sendiri, beragam jenis pengemasan bisa dengan mudah kita temui saat berbelanja.

Pengemasan produk makanan hasil laut dengan snack kering tentu berbeda. Pengemasan produk seperti susu dengan permen juga berbeda jauh. Dalam teknik pengemasan, barang yang dikemas memberikan pengaruh besar. Jadi, tidak hanya dari sisi estetika dan keamanan produk saja, bahkan bagaimana pengaruh kemasan itu nantinya terhadap lingkungan juga perlu dipikirkan oleh para pelaku industri. Agar bisa memahami apa saja teknik – teknik pengemasan, mari kita simak pemaparannya berikut ini.

Pengemasan dengan Vacuum Bag

Kita banyak menemukan teknik pengemasan ini di supermarket khususnya tempat penjualan bahan – bahan makanan segar seperti sayur dan buah. Selain itu, kita juga sering menemukannya pada makanan beku atau frozen food. Teknik pengemasan dengan vacuum bag berguna untuk menjaga makanan agar bisa bertahan lama.

Cara pengemasan vacuum akan mengeliminasi elemen udara sehingga makanan yang dikemas hampa udara. Hal ini berfungsi untuk mencegah bakteri dan jamur berkembang dan membuat makanan cepat busuk. Selain itu, hampa udara juga berfungsi untuk mencegah bakteri atau jamur tadi mengurangi komposisi gizi yang ada di makanan.

Pengemasan dengan Alumunium Foil

Pengemasan dengan teknik ini juga belakangan populer. Terutama sejak berbagai jenis UMKM muncul dengan varian produk yang beragam. Mulai dari keripik buah hingga berbagai jenis bakso hingga kopi. Produk – produk tersebut juga tidak sedikit yang memanfaatkan teknik pengemasan menggunakan alumunium foil.

Kemasan alumunium foil bisa mengurangi masuknya udara dan bakteri ke dalam kemasan sehingga kemasan bisa bertahan lebih lama dan tidak berbau. Kemasan merupakan jenis yang sulit ditembus oleh sinar matahari. Hasilnya, uap air pun jarang muncul dan kemungkinan kontaminasi dengan bakteri semakin kecil.

Pengemasan menggunakan Kaleng Logam

Teknik pengemasan ini banyak digunakan untuk produk – produk daging dan buah. Meskipun merupakan teknik pengemasan yang sudah lama ada, namun masih tetap populer hingga saat ini. Kemasan kaleng logam tidak diragukan lagi mampu mempertahankan kualitas produk lebih lama, tidak mudah bocor, dan tahan banting.

Produk seperti kacang – kacangan dan buah basah, ikan sarden, ham, dan berbagai olahan daging kalengan lain tetap awet menggunakan teknik pengemasan ini. Selain daging, tidak sedikit perusahaan yang menggunakan teknik pengemasan ini untuk mengemas produk cair seperti susu dan minuman bersoda.

Ternyata banyak ya teknik pengemasan yang ada di sekitar kita. Selain jenis produk, kemungkinan bahaya kontaminasi bakteri dari luar juga mempengaruhi teknik pengemasan yang akan digunakan.

© AGMAC 2021. All Right Reserved